fbpx

Efek Samping Filler Hidung dan Resiko

Efek Samping Filler Hidung

Siapa sih yang tidak suka wajah yang lebih rupawan? Baik pria maupun wanita pasti pernah berkaca di cermin. Dengan berharap punya wajah yang lebih cantik. Untungnya, saat ini kita memiliki berbagai pilihan. Banyak linik yang menawarkan metode-metode khusus untuk mempercantik diri. Salah satunya adalah filler hidung. Metode yang satu ini memang cukup memiliki penggemar di Indonesia. Hasilnya yang terbukti memuaskan banyak pasien dan biayanya yang semakin terjangkau. Tertarik? Meskipun kamu sudah yakin memilih metode yang satu ini, ada baiknya memahami lebih jauh prosedur dan efek samping filler hidung terlebih dahulu.

Metode filler itu apa?

Sebelum kita ulik efek sampingnya, mari bahas sedikit apa dan bagaimana metode filler itu sendiri. Filler wajah umumnya diterapkan pada bagian hidung. Misalnya ujung hidung yang kurang mancung. Ataupun jembatan hidung (nose bridge) yang terlalu dalam. Karena itulah, kita lebih sering dengan istilah filler hidung. Meskipun metode ini bisa diterapkan pada bagian wajah lainnya.

Cairan khusus ini disebut Hialuronat

Dalam proses pengerjaan filler, dokter menyuntikkan cairan ke bagian wajah yang diinginkan. Cairan yang digunakan, bukan sembarang cairan. Cairan khusus ini disebut hialuronat atau lebih sering disingkat menjadi HA (hyaluronic acid).

“Sebenarnya tubuh kita sendiri mengandung HA. Semakin bertambahnya usia kita, kadar HA dalam tubuh pun berkurang. Inilah yang menyebabkan kulit kendur dan tidak kencang lagi. Filler yang mengandung HA disuntikkan ke dalam tubuh, cairan HA lama-lama akan mengeras. Selama proses ini dokter akan menyesuaikan bentuk cairan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kamu sebagai pasien. “ kata dr. Intan Silaen

Proses ini tidak memakan waktu lama. Hanya beberapa menit. Setelah proses ini selesai, kamu bisa langsung beraktivitas seperti biasa.

Efek samping filler hidung

Setelah membaca uraian singkat proses filler di atas, mungkin kamu bertanya-tanya. Di mana letak efek sampingnya karena sepertinya semua aman-aman saja. Betul. Semakin aman kalau kamu memilih klinik kecantikan yang terpercaya, dokter yang ahli dan berpengalaman di bidang filler. Tentu pastikan saat menjalankan procesure kondisi fisikmu prima. Tidak ada efek samping filler hidung yang berbahaya. Yang perlu kamu khawatirkan hanya mengingat jadwal retouch dari dokter. Biasanya dalam kurun 6 bulan sampai 1 tahun ke depan. Tapi, bukan berarti filler hidung aman 100%. Yang namanya operasi dan prosedur kecantikan pasti ada risikonya.

Resiko Metode Filler

Berikut ini beberapa risiko yang kamu hadapi jika memilih metode filler:

Risiko alergi pada tubuh

Tubuh kita mengandung HA dalam kadar tertentu. Penyuntikkan cairan “asing” tetap memiliki risiko alergi. Alergi bukan hanya soal intoleransi tubuh terhadap zat tertentu. Termasuk juga reaksi negatif terhadap kondisi dan penyesuaian. Reaksi negatif ini umumnya berupa memar pada bagian wajah yang disuntikkan cairan. Biasanya memar ini akan hilang dalam beberapa hari. Tetapi, tidak ada salahnya menghubungi doktermu untuk menghindari risiko yang lebih berbahaya. Seperti infeksi jaringan tubuh.

Perubahan bentuk yang tidak diinginkan

Proses mengerasnya cairan HA membutuhkan waktu. Cairan ini akan bereaksi dengan jaringan tubuh. Pengerasan ini bisa menghasilkan bentuk yang tidak sesuai dengan yang kamu inginkan. Misalnya nose bridge yang malah jadi melebar. Dokter dapat menawarkan produc HA terbaik untuk menghindari resiko. Juvederm dan Ellanse menjadi pilihan. Untuk hasil maksimal, jangan pilih yang murahan, ya!

Penyumbatan pembuluh darah

Apakah kamu sudah menghabiskan waktu “googling” soal efek samping filler hidung? Kemungkinan kamu sudah membaca beberapa testimoni soal penyumbatan pembuluh darah. Kita tidak boleh mengangap enteng risiko ini. Resiko ini bisa berimbas cukup fatal bagi kesehatan kamu sendiri. Penyumbatan ini terjadi karena proses pengerasan cairan yang tidak sesuai dengan yang diharapkan. Namun, hal ini bisa ditanggulangi sebelum terlambat. Jika ini terjadi, pasien harus menghubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Kurangi risiko dengan pintar memilih

Adanya Risiko dan efek samping filler hidung merupakan hal yang wajar. Sama seperti prosedur operasi kesehatan pada umumnya. Semua ini bisa kita hindari dengan memilih klinik dan dokter dengan hati-hati. Supaya lebih yakin lagi, baca Tips Memilih Filler Hidung yang Aman kami langsung dari dokter yang sudah berpengalaman.

2 Comments

Leave A Comment