fbpx

Keputihan tanda hamil? Apakah kental dan berlebihan itu normal?

Keputihan tanda hamil?

Keputihan tanda hamil apakah itu benar? Selama ini, banyak yang beranggapan bahwa keputihan merupakan tanda-tanda akan terjadinya menstruasi. Padahal tidak selamanya keputihan menjadi tanda-tanda menstruasi. Karena ternyata, keputihan bisa menjadi tanda-tanda kehamilan. Bagi seorang wanita, tentu Anda tahu bahwa keputihan merupakan hal yang wajar. Bahkan sangat normal. Apabila keputihan pertanda kehamilan, maka ia akan berubah. Hal ini sama seperti keputihan menjelang menstruasi. Biasanya, keputihan yang normal itu mempunyai tekstur yang tidak begitu kental, tidak berwarna atau tidak berwarna putih susu, tidak berbau atau berbau ringan. Jika vagina berbau menyengat, simak di sini. Dalam dunia kedokteran, keputihan disebut dengan leukorrhea.

Selama kehamilan, produksi keputihan terus meningkat. Hal ini karena kadar estrogen yang meningkat, kemudian ia akan dialirkan darah ke area vagina. Hanya saja, peningkatan ini biasanya tidak terjadi begitu lama, yakni tidak sampai minggu kedelapan atau setelah tanda-tanda awal kehamilan lainnya lebih pasti muncul, misalnya seperti telat menstruasi.

Keputihan tanda hamil pada trisemester pertama

Pada trimester pertama kehamilan Anda, keputihan akan meningkat sebagai upaya menghilangkan sel-sel mati dengan bakteri yang terdapat di dalam rahim dan vagina Anda. Agar mencegah terjadinya infeksi.  Jumlah keputihan yang Anda alami terus meningkat. Di mana, peningkatan tersebut akan terjadi dengan bertahap seiring perkembangan kehamilan. Dan pada  umumnya. tanda keputihan sebagai tanda kehamilan ialah tidak berwarna dan tidak berbau. Tenang saja, karena hal ini merupakan kondisi yang sangat normal. Sehingga tidak ada yang meski Anda khawatirkan.

Meningkatnya jumlah keputihan juga membantu membentuk mucus plug atau gumpalan lendir yang berguna untuk menutup jalur pembukaan serviks agar mencegah infeksi yang masuk ke rahim yang bisa berbahaya bagi bayi Anda.

Keputihan tanda hamil berwarna Keputihan Coklat atau Merah Muda

Keputihan berwarna coklat atau merah muda bisa terjadi ketika kehamilan. Biasanya muncul garis-garis tipis ataupun bintik-bintik warna di celana dalam atau tisu toilet ketika Anda tengah mengusap dan melap bagian vagina. Perlu Anda ketahu, bahwa hal ini ‘normal’. Adapun kondisi yang bisa saja terjadi adalah:

1. Implantasi

Beberapa wanita mendapat sejumlah kecil keputihan atau bercak (spotting) berwarna coklat atau merah muda ketika awal kehamilan, di sekitar waktu seharusnya mereka menstruasi.  Hal ini mungkin tanda implantasi, yakni saat embrio tertanam di lapisan rahim, tidak sampai 10 hari usai pembuahan. Namun, implantasi tidak selalu disebabkan oleh spotting.

2. Hubungan seksual atau pemeriksaan internal vagina

Ketika masa kehamilan, Anda bisa saja mengalami keputihan berwarna coklat atau merah muda usai hubungan seksual atau pemeriksaan internal vagina. Hal ini karena serviks dan vagina mudah teriritasi ketika kehamilan, karena adanya peningkatan aliran darah di area tersebut. Cek Vagina loggar disini

3. Olahraga berat

Olahraga berat bisa menyebabkan bercak atau keluarnya cairan berwarna ketika kehamilan.  Selama tidak berlanjut menjadi pendarahan, biasanya hal tersebut hanya tanda bahwa Anda meski mengurangi olahraga.

4. Bloody show

Ketika masa akhir-akhir kehamilan, saat serviks mulai melebar, mucus plug perlahan-lahan pecah dan mungkin akan keluar, bentuknya gumpalan kecil-kecil atau besar, atau cairan tipis-tipis berlendir. Ini dapat membuat keputihan terlihat coklat atau merah muda.

Beberapa perubahan keputihan selama kehamilan bisa menjadi tanda infeksi. Jadi, itulah dia beberapa hal yang penting untuk Anda perhatikan. Beberapa perubahan keputihan selama kehamilan bisa menjadi tanda infeksi. Segara periksakan ke Rumah Sakit jika Anda melihat kemerahan, gatal, atau bengkak di vulva, atau perubahan pada keputihan Anda. Jika merasa ada yang kurang baik, tentu akan lebih baik jika Anda langsung menghubungi dokter.

Leave A Comment