fbpx

Vagina Longgar. Penyebab dan cara Merapatkannya.

Vagina Longgar. Penyebab dan cara Merapatkannya.

Vagina longgar dan penyebabnya menjadi pertanyaan bagi kaum hawa. Ketika berbicara tentang vagina, tidak jarang kita akan mendapati berbagai mitos dan juga kesalahpahaman. Bahkan, tidak sedikit yang percaya, bahwa ketika vagina sudah kehilangan elastisitas atau sudah longgar, maka hal tersebut akan terjadi selamanya. Padahal, hal tersebut tidaklah benar. Vagina kita mempunyai sifat yang elastis. Yang artinya, bisa meregang untuk mengakomodasi hal yang masuk, misalnya penis, dan hal-hal yang bisa keluar. Misalnya bayi. Namun, setelah masa tersebut, vagina bisa kembali ke bentuknya yang semula. Hanya saja, vagina memang bisa saja menjadi agak longgar. Hal ini tentu disebabkan oleh berbagai hal. Misal, karena usia yang terus bertambah dan juga akibat persalinan.  Meskipun demikian, perlu dipahami prinsip dasar tentang otot. Otot-otot bisa mengembang dan juga menarik kembali.

Penyebab Vagina Longgar

Ada dua faktor yang bisa mempengaruhi elastisitas vagina. Pertama adalah melahirkan, dan yang kedua adalah faktor usia.

  1. Melahirkan

Ketika melahirkan, tentu vagina akan berubah. Karena selama persalinan atau melahirkan, semua otot-otot vagina akan meregang. Hal ini agar sang anak bisa keluar dengan sempurna. Karena itulah, terdapat beberapa laporan, bahwa ternyata bentuk dan elastisitas vagina berubah usai melahirkan. Bukan hanya itu saja. Ketika melahirkan, bisa saja ada kulit, jaringan, dan otot yang rusak. Di mana, hal ini juga akan sangat berpengaruh terhadap perubahan bentuk vagina dan vulva. Namun tidak perlu khawatir. Pada umumnya, vagina akan terus membaik usai melahirkan. Meskipun bentuknya mungkin tidak akan sepenuhnya seperti sebelum melahirkan. Hal ini berlaku bagi Anda yang melahirkan di atas usia 30 tahun. Namun bagi yang masih di bawah usia tersebut, vagina masih bisa kembali seperti bentuk awalnya. Payudara pun mengalami perubahan. Penyebab payudara kendur atau turun dan cara mengencangkannya disini

  • Bertambahnya usia

Penyebab yang kedua adalah usia.  Ketika usia bertambah dan terus bertambah, maka akan membuat berbagai bagian tubuh berubah. Perubahan ini akan terjadi secara bertahap. Termasuk vagina. Ketika usia bertambah, maka otot akan terus melemah. Sama seperti kulit dan otot yang akan membuat vagina menjadi longgar. Bukan hanya itu saja, ketika menopause, jumlah hormon estrogen pasti akan menurun. Sehingga menyebabkan bagian lapisan vagina lebih kering, tipis, dan kurang elastis. Hal ini yang akan membuat hubungan intim menjadi tidak nyaman. Sebab pelumas alaminya sudah berkurang.

Cara mengatasi

Jika sudah demikian, bagaimana cara mengatasi vagina longgar? Tentu Anda bertanya-tanya solusinya. Nah, untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan latihan pinggul. Mengapa latihan pinggul? Karena vagina dikelilingi oleh otot pinggul. Sehingga, ketika ototnya mengendur, sudah pasti akan membuat vagina longgar.

  1. Vaginal Cone

Cara mengatasi vagina longgar yang pertama adalah dengan vaginal cone. Vaginal cone ini bisa memperkuat otot-otot pinggul. Bentuknya sendiri agak mirip dengan tampon. Dengan berat yang cukup bervariasi. Untuk menggunakannya sangat sederhana. Yakni dengan memasukkan vaginal cone ini ke dalam vagina, lalu remas dengan otot-otot vagina. Anda dapat melakukannya hingga 15 menit. Dan lakukan sehari dua kali.

  • Senam Kegel

Cara yang kedua adalah dengan senam kegel. Senam kegel berguna untuk menentukan letak otot dasar panggul, dan bisa mengencangkan vagina. Anda bisa memilih posisi paling nyaman ketika akan senam. Dan kebanyakan, dilakukan sembari berbaring dengan posisi lutut ditekuk.  Anda bisa melakukannya selama 5 detik. Lalu lemaskan otot dasar panggul 5 detik, lalu ulangi selama 5 kali secara urut.

Permasalahan lain yang dihadapi kamu hawa adalah Vagina Bau. Apa penyebab vagina menjadi bau? Bagaimana cara cara mengatasinya. Simak penjelasan tentang vagina bau disini.

Leave A Comment